Atas satu dan dua alasan yang gak bisa saya sebutkan (hehehehhee), saya memutuskan untuk pindah blog ke:
Sampai ketemu di lembar baru tulisan-tulisan gak penting saya.
Atas satu dan dua alasan yang gak bisa saya sebutkan (hehehehhee), saya memutuskan untuk pindah blog ke:
Posted by
Sandy
at
3:31 PM
|
Gak nyangka, fesbuk sangat begitu hebat hingga kini semua orang sepertinya tidak bisa lepas dari situs pertemanan tersebut.
Namun efek kemasakinian itu nampaknya diterjemahkan lain buat ORANG-ORANG KAMPUNG yang tergabung di jaringan fesbuk. Efek betapa sangat annoyingnya beberapa teman gw di fesbuk mulai berasa belakangan ini. Entahlah, mungkin mereka masih terkena fesbuk shock sehingga perlu untuk mengumumkan setiap kegiatannya di fesbuk setiap hampir 30 menit sekali. Ganggu nyet!!xxx is mau pipis..
xxx is updating fesbuk
xxx is kangen banget sama istrinya
yang lalu dibales sama istrinya: yyyy is juga kangen banget sama suaminya..
xxx is mau makan bakso. Sayang mau gaakk??
halooo??!!
Mau dihapus tuh ga enak karena mereka dulu adalah temen kantor lama yang lumayan deket, tapi gak dihapus tuh kok ya ganggu. Option "Less about xxx" pun sepertinya gak banyak membantu saking aktifnya temen gw ini di fesbuk. DUH! Ternyata lulusan S2 pun masih bisa bertingkah kampungan seperti ini.
Mungkin udah saatnya orang-orang seperti itu sadar bahwa fesbuk bukan hanya miliknya seorang. Harus sadar bahwa setiap update yang dilakukannya akan menimbulkan dampak menjengkelkan kurang mengenakkan bagi temen-temen lainnya di fesbuk. Harus sadar bahwa less is more. Ah sudah lah, emang susah berhadapan sama orang yang gila perhatian. Nah, ini aja dia sukses merebut perhatian gw! :D
Saya tak meragukan kemampuan seorang aktris cantik yang kadang-kadang berubah wujud jadi penyanyi ini. Saya juga gak mau tahu siapa koneksi dia sehingga bisa tampil di acara gala dinner pelantikan Presiden AS Barack Obama.
Saya hanya salut dia bisa mengalahkan Beyonce, Aretha Franklin, dan lain sebagainya. Saya jadi kagum dan sempat bertanya, apakah ini sebenarnya kemampuan hebat wanita itu? Hmm.. Mungkin dengan prestasinya ini, dia tidak akan dicap lagi sebagai artis pengumbar-aurat-yang-datang-dari-keluarga-penuh-sensasi. Tidak pula dicap sebagai wanita pemberani yang sempat tidak memakai bra ketika membaca puisi di depan menteri.
Entahlah, apapun yang terjadi, Ruth Sahanaya, Krisdayanti, dan Titi DJ pasti iri setengah mati. Ku berdoa untukmu, wahai artis yang ayu!
*sense the tone guys. SENSE the tone*
Awal tahun lalu, Amerika punya Juno yang jadi hits di mana-mana, nah awal tahun ini, mereka punya Slumdog Millionaire yang terakhir gw cek udah menghasilkan lebih dari 29 juta dollar dan pelan-pelan merangkak naik ke 10 besar box-office di Amrik sana.
Slumdog Millionaire. At the first time I thought it was an India movie, but then it's not. Emang sih, syuting dan bintangnya semua orang India, tapi ternyata orang-orang dibalik film ini adalah orang Hollywood (or at least) orang luar India. Danny Boyle, sang sutradara adalah penghasil film brilian Inggris: Trainspotting sama 28 Days Later.
Cerita SM ini bagus banget (ato karena mengalir aja kali ya). Soal anak miskin yang nyaris berhasil memenangkan hadiah utama kuis Who Wants To Be A Millionaire, namun ketika tinggal satu soal lagi dan syuting ditunda, Jamal Malik ditangkap polisi karena dicurigai melakukan kecurangan. Nah pas sesi interogasi (setelah sebelumnya disiksa) akhirnya ketahuan lah bagaimana dia bisa menjawab hampir semua pertanyaan itu. Dia belajar dari apa yang telah dilaluinya dalam hidup. Nah di akhir film, juga terungkap alasan dia sebenarnya ikut kuis tersebut.
Ceritanya ngalir. Plotnya enak diikuti (meskipun 30 menit terakhir agak membosankan), pengambilan gambarnya bagus dan akting pemainnya jempolan. Meskipun akting pembawa WWTBAM agak-agak lebay dan gak masuk akal.
Overall two thumbs up deh. Bagus dan ringan buat ditonton. Gak seperti nonton No Country for Old Man atau There Will Be Blood yang meskipun bagus tetep sukses bikin dahi gw berkerut.
Anyway, gw pengen tau reaksi Tantowi Yahya waktu lihat film ini. Secara host nya digambarin licik gitu. Gw takut bakal ngerusak reputasi Tantowi Yahya. Hehhehe
Kekenyangan abis makan siang. Diem bego akhirnya berujung pada keinginan untuk nulis blog.
Postingan kali ini mungkin lebih ke recap atas apa yang udah gw lakukan belakangan ini. (Ya, itupun kalo lo mau tau, kalo gak mau ya jangan diterusin bacanya. Hehehe)
Nah, sesuai sama judul postingan ini, gw sebenernya pengen cerita pengalaman 'berwisata' ke daerah Kelapa Gading. Karena udah beberapa hari ini gw terus aja dicuci otak mengenai enaknya es durian di Eat n Eat, tempat makan baru di Mall Kelapa Gading 5 yang makanannya berdasarkan pengawasan om Bondan Winarno. Penasaran, secara gw doyan durian, apalagi belah duren ya. Hahahha
Sedikit info, gw tuh paling ogah menjejakkan kaki di Kelapa Gading. Selain macet, gw males aja ketemu mereka-mereka yang sipit itu. Hehhe.. Boleh dibilang ke Gading tuh setahun sekali. Terakhir tahun lalu pas nganterin kakak ipar nyari tempat tidur di toko perabot MKG.
Sekarang demi jajanan yang katanya enak itu, gw bela-belain ke MKG. Sebelumnya ada niat buat nonton bintang di Planetarium, namun entah mengapa, bioskopnya (halah!) tutup. Alasannya sih kerusakan teknis. Jadi langsung aja kita berempat meluncur ke kawasan Gading. Memasuki gerbang Summarecon Gading, suasana udah berubah. Gak kayak di Indonesia lagi. Apalagi setelah ngeliat apartemen gersang di sebelah kanan, rasanya kayak berada di daerah pinggiran Singapura (tentu saja di sini macetnya gak ketulungan).
Setelah melihat toko makanan dari ujung ke ujung, sampai juga di MKG. Langsung naik menuju Eat n Eat. Konsepnya mirip Urban Kitchen, bayarnya pakai kartu. Cuman disini lo harus deposit dulu. Udah bayar kartu, ngider buat cari makanan. Akhirnya memutuskan untuk makan Soto Ambengan Jerohan (Rp. 25.000). karena lagi pengen banget makan soto Surabaya itu.
Enak cong! Gak rugi deh meskipun harganya sebesar pulsa Esia gw setengah bulan. Hehehe.. Mak nyus lah. Temen gw makan tahu telor di Kedai Sisca Suwitomo dan sekali lagi, ENAK! Minumnya nih ya: Ronde Fantasi, Es Jeli Medan, Es Campur Medan, Es Durian, dan 2 kaleng Yeos (leci dan cincau) --pengen minum Yeos karena inget pas pertama kali nyoba di Kuala Lumpur waktu lalu--. Dua temen gw lainnya makan Pempek Palembang dan Pempek Kuah. Sedikit sih yang masih dicoba, karena ya itu, perut kami nampaknya tak cukup untuk memuat semuanya.
Overall menyenangkan lah. Berasa di Hongkong (baik pengunjung maupun setting-nya), tapi sayang gak ada area smoking-nya. Cukup menyiksa bagi kami-kami perokok berat ini. Dan ternyata, es duriannya gak seenak yang gw kira. Duriannya melting gitu, lebih enak yang di Bandung dengan buah durian yang masih agak-agak utuh.
Sesi jalan-jalan ini ditutup dengan sesi tertawa ngakak di parkiran MKG demi melihat sebuah mobil yang diparkir tepat di sebelah mobil kami.cewe: Eh, liat deh tutup bensin mobil Yaris di sebelah kita itu. Ditempelin manik-manik dan payet.
gw: Oh, mobilnya Anne Avantie kali. Kan tadi ada butiknya di atas.
HAUAHUAHUAHUAHUAHA..
Sepertinya jalan-jalan ke Gading bisa menjadi suatu terapi tersendiri. :D
ps: Sebenernya mau cerita yang jelek-jelek soal MKG, tapi ya sudahlah. Gw lagi baik hati. :))
Posted by
Sandy
at
1:02 PM
|
Labels: hangout, makan minum
"Mo kemana lo malam ini?"
"Tahun baruan kemana lo?"
"Ngerayain pergantian tahun di mana?"
Ya elah, pertanyaan-pertanyaan macam itu datang menghampiri gw bertubi-tubi belakangan ini. Gw gak kemana-mana malam ini. Malam pergantian tahun di kosan aja, ngebo sama ditemani DVD kali ya.
Tahun kemarin dirayakan di Bali sama pacar, kali ini, pacar sekeluarga liburan ke negeri antah barantah, jadilah gw sendiri di kota Jakarta yang nampaknya akan sangat ramai. Banyak ajakan sih buat pergi party-party, tapi gw bukan anak party. Maka tentunya gw memilih untuk stay aja sambil mungkin ngemil Pop Mie. Lame? I don't care.
Yah semoga aja ada tawaran menarik untuk merayakan tahun baru ini, di luar acara party dan BBQ-an. Well, apapun yang kalian lakukan untuk merayakan pergantian tahun, gw cuman mo ngucapin HAPPY NEW YEAR guys!
Ayo mbak KD, tariiiiiiikk...
"I'm sooorryyy gooodbyeeee!" *sambil benerin make-up nya yang super tebal*
Di tag permainan macam gini. Seru sih, secara udah selesai semua kerjaan.
The rules are simple. Use Google Image to search the answers to the questions below. Then you must choose a picture in the first page of the results, and post it as your answer. After that, tag 7 people!
starts from now!
Tahun depan umur gw 27 nih. Harus cepet-cepet mikir kawin deh kayaknya. Huehuehue..
Sebuah kamar di apartemen/hotel (di lantai 20 ke atas)
Nasi goreng. Whenever, where ever. Kerjaan udah selesai. Apdet-apdet fesbuk udah bosen. Akhirnya disamperin ama temen di YM:dia: ah, gw beteeeeeee!!!
gw: waalaikum salam
gw: kenapa sih nyet?
dia: lo inget kan, tiap tahun baru selalu ada acara tutup taon di kantor gw? nah, Jumat ini ada acara.
gw: acara apaan?
dia: acara gathering gitu. Dan lo tau siapa bintang tamunya?
gw: ST12? Kangen band?
dia: mending.. ini BENNY PANJAITAN bok!
gw: BWAHHAHAHAHAHAHAH
dia: gila gak tuh?
gw: ngehe banget kantor lo?
gw: HAKHAKHAKHAKAHKHA
dia: udah berasa emak-emak aja gw nih.
gw: Afghan kek. D'Masiv kan masih mending. Ini Benny Panjaitan gitu? Gak sekalian Diana Nasution ama Trio Libes?
gw: hauahuahuaha
dia: tahun lalu yang diundang malah OMAS!
gw: njis!!
gw: gak sekalian Tukul?
dia: gw skip aja deh Jumat ini. Mending ngumpul-ngumpul ama lo.
Kesian temen gw. Benny Panjaitan nyet!!
HAHAHHAHAHAHAHA.. *ketawa guling-guling*
[disclaimer: Posting ini mengandung kata-kata kasar dan kurang pantas di baca oleh sebagian orang.]
Dipaksa. Diikat. Trus ditarik-tarik ke XXI. Itulah yang terjadi sama gw hari Sabtu kemaren.
Dipaksa adik sepupu gw buat nemenin dia nonton Twilight di XXI Senayan City. Sampe ditraktirin segala asal gw mau nonton sama dia. Ya ya ya.. akhirnya ngikut juga. Sempet ketemu selebriti cantik yang menyapa di pintu masuk XXI. Semoga kebetulan yang aneh ini sering terjadi ya neng. Wekekeke
Ok. Dimulailah film remaja ini. 10 menit. 20 menit. 45 menit. Rasanya diri ini seperti disiksa. Diiket di kursi dan dipaksa nonton film sampah macam beginian. Gw juga gak tau kenapa di US film ini jadi box-office juga (secara gw mengasumsikan bahwa penontonnya lebih cerdas. Gak seperti di Indonesia yang isi gedung bioskopnya ABG-ABG berisik). Dialognya datar. Kata-katanya membosankan. Pemainnya standar. Aktingnya jauh dari kata OK.
Yang gw nikmatin hanya adegan baseball yang memperlihatkan rukunnya keluarga vampir vegetarian ini.
Entahlah, sepertinya semua hanya tersihir oleh Edward Cullen. Seandainya saja pemeran utamanya Carmen Electra. *snif!*
Malamnya...
Diajakin sama temen dan pacarnya untuk nonton bareng The Day the Earth Stood Still di... Setiabudi 21. Film main jam 23.40 WIB. Pengalaman ini membuat gw mikir 4 kali untuk nonton di 21 yang harga tiketnya dibawah 25 ribu lagi (sombong? biarin!).
Emang, harga ga bisa bohong ya. Gw gak mempermasalahkan sound system ataupun kursinya, tapi attitude penontonnya. Mas-mas Cina (rasis? Biarin!!) di belakang gw yang mukanya kayak babi beserta 3 orang cewek, attitude-nya minus man. Dari pertama naruh pantat, berisiknya minta ampun. Mulai dari yang nanyain apa arti kata "stood" sampe ngomentarin hampir semua yang ada di film. Serius, ni orang sampe gw tantangin gaplok-gaplokan di luar karena udah ga bisa di "hssshhh!!" lagi. Kalo mau berisik, mending nonton DVD di rumah aja deh NJING!!
Anyway, filmnya bagus. Mungkin karena gw suka science fiction. Ceritanya ngena. Karena awalnya gw pikir bakal mengecewakan seperti The Happening. Dialog-dialognya ok. Ceritanya ngalir dan yang paling top markotop adalah aktingnya. JUARA. Keanu Reeves sama Jen Connelly are truly wonderful.
Nah gini kek. Film yang bisa bikin gw bangun ampe jam 2 pagi dan dibela-belain buat berantem sama laki-laki bangsat itu.
Two thumbs up dah.
Barusan baca di fesbuk seseorang yang bilang bahwa ada temennya yang niat sampai jual tanah di kampung buat beli yang namanya Blackberry (BB).
Haloooo?? Sampai jual tanah nyet buat beli yang namanya telpon genggam doang. Konyol! Blackberry sekarang udah bukan suatu alat informasi, melainkan udah menjadi simbol status.
Temen gw yang punya BB Bold pun merasakan hal itu.Obrolan di Kafe Tator Sency sehabis midnite sale beberapa waktu lalu itu...
Gw: Lo beli hape beginian buat apaan sih? *sambil menimang-nimang BB Bold dia*
Dia: Gak tau. Gw juga bingung ngapain beli beginian. Secara cuman gw pake buat apdet fesbuk ama chatting doang. Hal yang bisa gw lakuin pake hape lama gw. Hahahhaha..
Nah kalo udah kayak gini, cuman bisa ketawa-ketawa aja sih. Makin hari gw juga makin males mo beli BB (diluar duit gw yang abis mulu buat hal-hal gak penting. Wekekkee). Udah pasaran cuy. Gw nunggu deh BB yang bisa pake CDMA. Hahhaha..
Gw kan mau niru Barack Obama. Pake HP jadul.
Hello? Hello? Who's this? Presiden SBY? Ahh.. Indonesia. Where the hell is that?
Hari ini umur gw nambah satu lagi. Gak terasa, gw udah berumur 26 tahun. Di usia yang lebih matang ini, gw berharap supaya gw lebih:
- matang (buah kali mateng??)
- dewasa
- bisa berpikir jernih, dan
- makin berkurang semua hal-hal negatif di diri gw.
Amin.
Jadi yaa.. gara2 demo yang menutup akses keluar masuk ke Thailand, liburan gw terpaksa dialihkan ke Singapore dan KL. (judulnya malu kalo harus balik kandang. hehehhe).
Tak begitu menyenangkan sih, secara yaa apa sih yang bakal gw liat di Singapore dan Kuala Lumpur.
Posted by
Sandy
at
10:33 AM
|
Labels: hangout, makan minum, my life
[seriously listening: Sheryl Crow - Soak Up The Sun]
Dalam beberapa hari mendatang gw bakal berangkat liburan, gak jauh-jauh amat kok. Masih di Asia, jadi gak perlu pake ngurus visa. Orang tuh ya, biasanya kalo mau liburan senengnya bukan kepalang. Tapi kenapa yang terjadi sama gw beda ya?
Mau liburan malah gak semangat. Malah males buat berangkat. Why? WHY?!?
Hmppff...
Jam dinding udah menunjukkan waktu hampir tengah malam. Tiba-tiba ponsel gw berdering.
RIIIIIIIIINNNNNGGG!!
Terlihat sebuah nama di layar henpon butut itu. Anna Fenty.
Gw: Halo.
Anna: Bok! Ini gw. *suara agak lemes*
Gw: Iya. Gw juga nyimpen nomor lo kok. Kenape neng malem-malem gini nelpon?
Anna: Iya nih bok. Gw ga jadi konser di Jakarta. Gara-gara travel warning dari Australia nih. Gw baca juga di koran. Ngeri euy abis eksekusi Amrozi cs itu.
Gw: Iya sih Ti (Fenty, red). Gw sekarang juga takut jalan-jalan ke mol atau deket-deket kantor kedutaan.
Anna: Ya sudahlah. Kapan-kapan deh gw konser lagi di negara lo. Kalo negara lo udah lebih aman. Padahal gw pengen makan sayur asem ama ikan jambal nih. Kangen euy!
Gw: Iya. Ntar gw ajakin ke Dufan ya neng. Kita naik prau dah di sana. Udah ah, gw mau bobo nih. Btw, lo dimana sekarang?
Anna: Gw di Singapore. Ya udah deh. Kapan-kapan ketemu ya. Gw mau pacaran dulu sama si Kris. Ntar gw telpon-telpon lagi ya bok.
Gw: Hu uh deh. Salam buat si Kris ya. Bilangin, jangan kebanyakan minum teh tarik, kembung ntar. Daaa..
Anna: Deeee...
Begitulah obrolan dua teman lama. Sayang, si Fenty (nama lengkapnya, Anna Fenti Pujiastuti nama topnya Robyn Rihanna Fenty) gak jadi nampil di sini. Padahal udah beli payung baru gw. Hahahhaa..
Amat sangat membutuhkan salah satu hal di bawah ini:
- Pijat yang uenaak banget, yang bisa bikin gw tidur nyenyak.
- Liburan ke luar kota, jauh dari segala keriuhan.
- Seharian di kamar hotel bintang 4 atau 5 dan menikmati segala fasilitasnya. SENDIRIAN!
- Tidur nyenyak selain di kamar kosan gw.
Tuhan. Saya sedang stress.
Hari ini senang bukan kepalang. Bukan karena gaji dinaikkan, tapi karena makan siang di Avorio, Plaza Senayan siang tadi menjadi suatu hal yang sangat memorable buat gw.
Bukan makan siangnya yang enak atau martininya yang nendang, tapi gw makan siang sama orang ini...
Iya. Gw ternyata makan siang sama Adinda Bakrie. Hihiahaihiaiha.. Rasa deg-deg ser nya sama dengan ketika gw dan Luna Maya berada dalam satu toko yang sama.
Cantik banget jo ternyata. Pipinya mulus abesss!! Laler aja kepleset kali kalo menclok di pipinya. Sayang, tadi gw gak ada daya untuk foto bareng. MALU lah! :))
...same person, different stories...
| Blog: |
| the new ramblings |
Topics: |